Nama Buku
:
Soil and Water Chemistry an Integrative Approach 2nd Ed
Penulis
:
Michael E Essington
Halaman
:
224
Buku ini ditulis oleh Michael E. Essington, seorang profesor soil and water chemistry di Institute of Agriculture, University of Tennessee, yang memiliki pengalaman luas dalam penelitian tentang spesiasi ion dalam larutan dan fenomena adsorpsi unsur-jejak di tanah. Dalam Soil and Water Chemistry: An Integrative Approach edisi kedua, Essington menyajikan pembahasan yang mendalam tentang prinsip-prinsip kimia yang mengatur interaksi antara padatan tanah, larutan tanah, dan fase gas, serta bagaimana proses kimia seperti pertukaran kation, oksidasi-reduksi, adsorpsi, dan reaksi mineral mempengaruhi komposisi kimia tanah dan air. Buku ini dirancang tidak hanya sebagai buku teks, tetapi juga sebagai referensi komprehensif yang mencakup teori, fenomena nyata, dan latihan yang memperkuat konsep penting dalam soil and water chemistry.
Buku ini sering digunakan sebagai buku teks utama atau referensi dalam mata kuliah Soil Chemistry, Soil and Water Chemistry, Geochemistry, Environmental Chemistry, dan Land Resources and Environmental Soil Science di tingkat sarjana dan pascasarjana. Program studi yang paling relevan mencakup Ilmu Tanah/Soil Science, Ilmu Lingkungan, Teknik Lingkungan, Agronomi, Geologi, Hidrologi, dan Sumber Daya Alam, di mana pemahaman tentang proses kimia tanah-air dan fenomena konsentrasi elemen merupakan hal penting untuk menganalisis kualitas tanah dan air serta dampak aktivitas manusia pada lingkungan.
Dalam konteks riset dan profesional, buku ini menjadi sumber penting untuk memahami mekanisme kimia di sistem tanah-air yang sangat berguna bagi peneliti dan profesional lingkungan. Konsep-konsep seperti adsorpsi logam berat, keseimbangan ion dalam larutan tanah, serta reaksi redoks dan solubilitas mineral membantu peneliti merancang eksperimen tanah-air, mengembangkan model lingkungan, serta menilai risiko kontaminasi atau perubahan kualitas tanah dan sumber daya air. Di dunia kerja — seperti konsultan lingkungan, lembaga pengelolaan sumber daya alam, industri pertanian, dan lembaga pemerintahan — pengetahuan ini juga membantu dalam menyusun rekomendasi pengelolaan, evaluasi dampak lingkungan, dan strategi remediasi yang efektif.
Program Mahasiswa Sabi
Kerjain Tugas Lebih Mudah Sambil Sharing dan Belajar Bareng