World Atlas of Biodiversity Earth's Living Resources in The 21st Century

Nama Buku

:

World Atlas of Biodiversity Earth's Living Resources in The 21st Century

Penulis

:

Brian Groombrige & Martin D Jenkins

Major Studi

:

Biologi

Halaman

:

360

Ebook 1040 World Atlas of Biodiversity Earth's Living Resources in The 21st Century Brian Groombrige & Martin D Jenkins

Buku World Atlas of Biodiversity: Earth's Living Resources in the 21st Century ditulis oleh Brian Groombridge dan Martin D. Jenkins, dua pakar konservasi dan keanekaragaman hayati yang berpengalaman dalam penyusunan berbagai laporan ilmiah internasional mengenai kondisi biodiversitas global. Buku ini merupakan atlas ilmiah yang menyajikan gambaran komprehensif mengenai distribusi, status, dan perubahan keanekaragaman hayati di seluruh dunia melalui peta, grafik, tabel, citra satelit, serta analisis spasial yang informatif. Pembahasannya meliputi konsep keanekaragaman hayati pada tingkat genetik, spesies, dan ekosistem; persebaran flora dan fauna di berbagai bioma dunia; kawasan dengan tingkat endemisme tinggi (biodiversity hotspots); ekosistem daratan, perairan tawar, dan laut; ancaman terhadap biodiversitas seperti deforestasi, fragmentasi habitat, perubahan iklim, spesies invasif, eksploitasi sumber daya alam, dan pencemaran; hingga strategi konservasi, kawasan lindung, pemanfaatan sumber daya hayati secara berkelanjutan, serta kebijakan internasional untuk menjaga kelestarian kehidupan di Bumi pada abad ke-21.

Buku ini banyak digunakan dalam berbagai program studi seperti Biologi, Ekologi, Konservasi Sumber Daya Alam, Ilmu Lingkungan, Kehutanan, Ilmu Kelautan, Perikanan, Geografi, Geografi Lingkungan, Perencanaan Wilayah dan Kota, Agroteknologi, Pertanian, Manajemen Sumber Daya Alam, serta berbagai bidang ilmu yang mempelajari keanekaragaman hayati dan pengelolaan lingkungan. Dalam dunia akademik, buku ini menjadi referensi penting pada mata kuliah seperti Keanekaragaman Hayati, Ekologi, Biogeografi, Biologi Konservasi, Ekologi Lanskap, Pengelolaan Sumber Daya Alam, Konservasi Satwa Liar, Penginderaan Jauh, Sistem Informasi Geografis (SIG), dan Perubahan Iklim. Penyajian data spasial dan visual yang sistematis membantu mahasiswa memahami pola distribusi organisme, faktor-faktor yang memengaruhi biodiversitas, serta tantangan konservasi pada skala lokal maupun global.

Dalam dunia riset maupun pekerjaan profesional, World Atlas of Biodiversity: Earth's Living Resources in the 21st Century memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk menganalisis kondisi keanekaragaman hayati, mengidentifikasi wilayah prioritas konservasi, serta merancang strategi pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Pengetahuan dalam buku ini sangat bermanfaat bagi peneliti, dosen, ekolog, ahli konservasi, pengelola taman nasional, analis GIS, konsultan lingkungan, perencana tata ruang, lembaga pemerintah, organisasi konservasi internasional, serta profesional di bidang kehutanan, kelautan, pertanian, dan pembangunan berkelanjutan. Referensi ini mendukung berbagai kegiatan seperti pemetaan habitat, inventarisasi biodiversitas, penyusunan kebijakan konservasi, penilaian dampak lingkungan, restorasi ekosistem, mitigasi perubahan iklim, pengelolaan kawasan lindung, serta pengembangan program konservasi berbasis data ilmiah. Dengan mengintegrasikan ilmu ekologi, biogeografi, geospasial, dan konservasi modern, buku ini membantu pembaca mengembangkan kemampuan analitis dan profesional dalam menjaga keberlanjutan keanekaragaman hayati serta mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti untuk masa depan lingkungan global.

Mahasiswa Sabi

©Repository Muhammad Surya Putra Fadillah