Buku Fisika Dasar II ditulis oleh Mikrajuddin Abdullah, seorang profesor fisika dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang dikenal luas melalui berbagai buku dan materi pembelajaran fisika yang digunakan di perguruan tinggi Indonesia. Buku ini merupakan lanjutan dari seri Fisika Dasar yang dirancang sebagai buku teks untuk mahasiswa tingkat awal di bidang sains dan teknik. Materi yang dibahas dalam buku ini meliputi konsep-konsep penting dalam fisika seperti listrik dan magnet, gelombang elektromagnetik, optika, serta pengantar fisika modern. Penjelasan disajikan secara sistematis dengan pendekatan konseptual dan matematis yang dilengkapi contoh soal serta latihan sehingga membantu mahasiswa memahami hubungan antara teori fisika dan penerapannya dalam berbagai fenomena alam.
Buku ini banyak digunakan dalam berbagai program studi yang memerlukan pemahaman fisika dasar sebagai fondasi ilmiah. Beberapa bidang studi yang menggunakan buku ini antara lain Fisika, Pendidikan Fisika, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Industri, Teknik Material, serta bidang sains seperti Matematika, Astronomi, dan Ilmu Komputer. Dalam kurikulum perguruan tinggi, buku ini biasanya digunakan sebagai referensi utama atau pendamping pada mata kuliah seperti Fisika Dasar II, General Physics, dan Engineering Physics. Materi yang disajikan membantu mahasiswa memahami konsep dasar listrik, magnet, gelombang, dan optika yang menjadi landasan bagi berbagai bidang ilmu sains dan rekayasa.
Dalam kegiatan penelitian maupun pekerjaan profesional, buku ini memberikan dasar pemahaman yang kuat terhadap prinsip-prinsip fisika yang banyak digunakan dalam teknologi modern. Konsep-konsep seperti medan listrik, medan magnet, gelombang elektromagnetik, dan optika sangat penting dalam pengembangan berbagai perangkat elektronik, sistem komunikasi, instrumentasi ilmiah, serta teknologi energi. Dengan memahami konsep dan metode penyelesaian masalah yang dijelaskan dalam buku ini, mahasiswa, peneliti, dan praktisi dapat mengembangkan kemampuan analisis kuantitatif, membangun model ilmiah, serta memecahkan berbagai persoalan teknis dalam bidang sains, pendidikan, maupun industri teknologi.
Program Mahasiswa Sabi
Kerjain Tugas Lebih Mudah Sambil Sharing dan Belajar Bareng