Ekonomi Politik
Pembangunan ekonomi tidak pernah berlangsung dalam ruang yang netral. Di balik setiap kebijakan ekonomi, terdapat kepentingan, kekuasaan, dan proses politik yang memengaruhi arah serta hasil pembangunan. Untuk memahami dinamika tersebut, mahasiswa Ekonomi Pembangunan mempelajari keilmuan Ekonomi Politik sebagai pendekatan yang menghubungkan ekonomi dengan struktur kekuasaan dan proses pengambilan keputusan publik.
Ekonomi Politik membantu menjelaskan mengapa kebijakan ekonomi berbeda antarnegara dan mengapa hasil pembangunan sering kali tidak terlepas dari dinamika politik.
Ekonomi Politik adalah cabang keilmuan yang mempelajari interaksi antara sistem ekonomi dan sistem politik. Keilmuan ini menganalisis bagaimana kekuasaan, institusi politik, dan kepentingan kelompok memengaruhi kebijakan ekonomi, distribusi sumber daya, serta hasil pembangunan.
Dalam Ekonomi Pembangunan, Ekonomi Politik menjadi alat analisis penting untuk memahami keberhasilan dan kegagalan kebijakan pembangunan.
Dalam kurikulum Ekonomi Pembangunan, Ekonomi Politik mencakup berbagai aspek utama, antara lain:
Ruang lingkup ini memberikan perspektif kritis dalam memahami dinamika pembangunan.
Ekonomi Politik memiliki peran strategis dalam menjelaskan dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan, di antaranya:
Dengan perspektif ekonomi politik, pembangunan dapat dianalisis secara lebih realistis.
Mata kuliah ini membentuk cara berpikir kritis dan reflektif pada mahasiswa Ekonomi Pembangunan. Mahasiswa dilatih untuk:
Pola pikir ini penting untuk memahami kompleksitas pembangunan di dunia nyata.
Dalam praktik analisis dan kebijakan, Ekonomi Politik diterapkan pada berbagai isu pembangunan, antara lain:
Aplikasi ini menunjukkan bahwa pembangunan adalah proses ekonomi sekaligus politik.
Ekonomi Politik bukan sekadar kajian teoritis, melainkan lensa analitis untuk memahami realitas pembangunan yang kompleks. Dalam Ekonomi Pembangunan, keilmuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang baik, tetapi juga oleh proses politik dan kelembagaan yang mendukungnya.
Dengan penguasaan Ekonomi Politik, mahasiswa Ekonomi Pembangunan dibekali kemampuan analitis dan kepekaan sosial untuk memahami dinamika kekuasaan, merancang kebijakan yang realistis, serta mendorong pembangunan ekonomi yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan.