Fisika - Listrik, Magnet, Gelombang dan Optik
Di balik sistem navigasi modern, komunikasi kapal, radar maritim, hingga sensor bawah laut, terdapat hukum-hukum fisika yang mengatur interaksi listrik, medan magnet, gelombang, dan cahaya. Kapal dan struktur laut modern tidak hanya bergantung pada kekuatan struktur dan stabilitas, tetapi juga pada kemampuan sistem elektronik dan sensorik untuk “melihat”, “mendengar”, dan “berkomunikasi” di lingkungan laut yang kompleks. Dalam major studi Naval Architecture and Marine Engineering, keilmuan Fisika – Listrik, Magnet, Gelombang, dan Optik menjadi fondasi ilmiah bagi pengembangan teknologi maritim yang presisi dan andal.
Keilmuan ini mengajarkan bahwa laut bukan hanya medium mekanik, tetapi juga ruang interaksi elektromagnetik dan gelombang yang menentukan keselamatan, efisiensi, dan kecanggihan sistem kelautan.
Fisika Listrik dan Magnet mempelajari muatan listrik, arus, medan listrik, dan medan magnet beserta interaksinya, sementara Fisika Gelombang dan Optik membahas perambatan gelombang, interferensi, difraksi, serta sifat cahaya dan sistem optik.
Dalam konteks Naval Architecture and Marine Engineering, keilmuan ini menjadi dasar pemahaman sistem kelistrikan kapal, peralatan navigasi, komunikasi maritim, serta teknologi sensor dan penginderaan laut.
Keilmuan ini mencakup berbagai konsep fundamental yang relevan dengan rekayasa kelautan, antara lain:
Ruang lingkup ini membekali mahasiswa dengan pemahaman fisika yang diperlukan untuk merancang dan menganalisis sistem teknologi maritim.
Dalam pendidikan Naval Architecture and Marine Engineering, keilmuan ini memiliki peran penting, di antaranya:
Penguasaan keilmuan ini memastikan bahwa insinyur kelautan mampu memahami dan mengelola teknologi canggih di atas dan di bawah permukaan laut.
Fisika Listrik, Magnet, Gelombang, dan Optik mengajarkan pendekatan ilmiah dalam memahami fenomena teknologi kelautan, antara lain:
Pendekatan ini melatih mahasiswa untuk berpikir konseptual sekaligus aplikatif dalam merancang teknologi kelautan.
Dalam praktik rekayasa dan industri maritim, keilmuan ini diaplikasikan secara luas, di antaranya:
Aplikasi ini menunjukkan bahwa fisika merupakan fondasi tak terpisahkan dari teknologi maritim modern.
Fisika Listrik, Magnet, Gelombang, dan Optik adalah keilmuan dasar yang memungkinkan insinyur kelautan memahami dan memanfaatkan interaksi energi dan sinyal di lingkungan laut.
Dengan penguasaan keilmuan ini, mahasiswa Naval Architecture and Marine Engineering dipersiapkan menjadi insinyur yang mampu mengembangkan sistem kelistrikan, navigasi, dan sensor maritim secara andal, presisi, dan berlandaskan prinsip ilmiah untuk menghadapi tantangan teknologi kelautan masa kini dan masa depan.