Biokimia
Di dalam sel hidup berlangsung jutaan reaksi kimia yang terorganisasi dengan sangat presisi—mengubah energi, membentuk struktur, dan mempertahankan kehidupan. Fenomena inilah yang dipelajari dalam Biokimia, sebuah keilmuan yang menjadi jembatan antara ilmu hayati dan rekayasa proses. Dalam major studi Teknik Kimia, Biokimia memiliki peran strategis karena membuka pemahaman tentang bagaimana reaksi kimia dapat berlangsung secara selektif, efisien, dan berkelanjutan dengan melibatkan sistem biologis.
Biokimia mengajarkan bahwa prinsip-prinsip dasar Teknik Kimia tidak hanya berlaku pada reaktor industri, tetapi juga pada sistem kehidupan yang bekerja dengan keakuratan luar biasa.
Biokimia adalah cabang ilmu yang mempelajari struktur, sifat, dan reaksi kimia yang terjadi dalam makhluk hidup, terutama yang melibatkan biomolekul seperti protein, enzim, karbohidrat, lipid, dan asam nukleat.
Dalam konteks Teknik Kimia, Biokimia menjadi landasan untuk memahami dan merekayasa proses yang melibatkan mikroorganisme, enzim, dan sistem biologis lainnya.
Keilmuan Biokimia mencakup berbagai topik penting yang relevan dengan rekayasa proses, antara lain:
Ruang lingkup ini membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam tentang reaksi biologis dari sudut pandang rekayasa.
Dalam pendidikan Teknik Kimia, Biokimia memiliki peran penting, di antaranya:
Tanpa penguasaan Biokimia, pengembangan proses berbasis biologis akan sulit dilakukan secara terkontrol dan optimal.
Biokimia mengajarkan pendekatan yang khas dalam rekayasa proses, antara lain:
Pendekatan ini membentuk cara berpikir rekayasa yang sensitif terhadap karakteristik sistem hidup.
Dalam praktik industri dan penelitian, Biokimia diaplikasikan secara luas, di antaranya:
Aplikasi ini menunjukkan bahwa Biokimia merupakan fondasi penting bagi industri kimia masa depan yang berkelanjutan.
Biokimia bukan sekadar ilmu pendukung, melainkan pilar utama dalam pengembangan proses Teknik Kimia berbasis sistem biologis. Keilmuan ini memperkaya pendekatan rekayasa dengan prinsip kehidupan yang efisien dan adaptif.
Dengan penguasaan Biokimia, mahasiswa Teknik Kimia dipersiapkan menjadi insinyur yang mampu mengintegrasikan reaksi kehidupan ke dalam sistem proses yang terkontrol, efisien, dan berkelanjutan untuk menjawab tantangan industri dan lingkungan global.