Fisika - Mekanika dan Panas
Setiap aliran fluida di dalam pipa, setiap putaran pompa, serta setiap perpindahan panas di dalam penukar kalor tunduk pada hukum-hukum fisika yang mendasar. Di balik kompleksitas proses kimia industri, terdapat prinsip-prinsip Fisika Mekanika dan Panas yang mengatur bagaimana benda bergerak, gaya bekerja, dan energi berpindah. Dalam major studi Teknik Kimia, keilmuan ini menjadi fondasi penting untuk memahami dan merekayasa sistem proses yang aman, efisien, dan andal.
Fisika Mekanika dan Panas mengajarkan bahwa sebelum suatu proses dirancang secara kompleks, insinyur harus memahami perilaku dasar alam yang menggerakkan sistem tersebut.
Fisika Mekanika mempelajari gerak benda dan gaya yang menyebabkannya, termasuk konsep gaya, momentum, energi, dan keseimbangan. Sementara itu, Fisika Panas (Termal) mempelajari suhu, kalor, dan perpindahan energi termal.
Dalam konteks Teknik Kimia, kedua cabang fisika ini menjadi dasar untuk memahami fenomena aliran fluida, kerja peralatan mekanik, serta perpindahan energi panas dalam sistem proses.
Keilmuan Fisika Mekanika dan Panas mencakup berbagai konsep fundamental yang relevan langsung dengan proses kimia, antara lain:
Ruang lingkup ini memberikan pemahaman awal tentang bagaimana energi mekanik dan termal berperan dalam sistem proses Teknik Kimia.
Dalam pendidikan Teknik Kimia, keilmuan ini memiliki peran fundamental, di antaranya:
Tanpa pemahaman fisika mekanika dan panas, analisis dan desain proses kimia akan kehilangan dasar konseptualnya.
Keilmuan ini mengajarkan pendekatan analitis dan konseptual dalam memahami sistem teknik, antara lain:
Pendekatan ini membentuk pola pikir ilmiah yang kuat dalam memecahkan masalah Teknik Kimia.
Dalam praktik akademik dan industri, keilmuan ini diaplikasikan secara luas, di antaranya:
Aplikasi ini menunjukkan bahwa fisika mekanika dan panas merupakan fondasi utama rekayasa proses Teknik Kimia.
Fisika Mekanika dan Panas bukan sekadar mata kuliah dasar, melainkan fondasi pemahaman tentang bagaimana gaya dan energi bekerja dalam sistem proses kimia.
Dengan penguasaan keilmuan ini, mahasiswa Teknik Kimia dipersiapkan menjadi insinyur yang mampu memahami, menganalisis, dan merancang sistem proses secara rasional, efisien, dan berlandaskan hukum-hukum alam yang fundamental.